Kamis, 07 Februari 2013

Pecinta Alam

PECINTA ALAM ..
banyak orang sudah mengenal baik nama itu.
tapi begitu banyak pula orang yang menilai dengan sebelah mata,
memperolok kami.
seperti yang pernah dikatakan salah satu guruku di hadapan semua siswa SMAN2 "pecinta alam, seng didelok gunung tok." jujur saja, detik itu juga ingin aku menghampirinya dan menendang dia ke luar angkasa.
kegiatan kami tentu bukan hanya itu.
sangat banyak materi yang dipelajari di pecinta alam, yang tidak semua orang mendapatkanya.
contohnya saja,
navigasi darat.
navigasui darat juga salah satu materi yang sulit dan sangat berguna dalam kehidupan.
SAR.
Raplink dan perusik.
dan tentu masih banyak lagi.
 kami juga memiliki kode etik. kebersamaan kami dan kekeluargaan kami antar pecinta alam sangat erat sekali.
kami juga sangat mencintai tanah air kami, INDONESIA.
bagaimana cara kita mencintainya?
dengan mengibarkan sang Merah Putih di puncak - puncak gunung.
dengan mendaki gunung. melihat betapa indahnya indonesia dari atas puncak, merasakan bangga karena mempunyai indonesia. keindahan yang tak dimiliki oleh bangsa lain.
hiking, bukanlah kegiatan iseng kami. banyak orang mengatakan "lalar gae munggah-munggah gunung. gak onok guna e, megel-megel i ae" itu bagi mereka. mereka yang hidup di atas tanahnya (Indonesia), menggunakan Airnya (Indonesia) dengan boros, menikmati semua yang dihasilkan dari tanah air tanpa berterima kasih, malah memperolok, merasa malu, tak ada rasa bangga telah dilahirkan di tanah air ini.
sekali lagi, hiking bukan kegiatan iseng kami. itu adalah cara kami mencintai negeri ini, mengeksplor rasa bangga kami karena diberi kesempatan untuk dilahirkan di negeri ini. bukan dengan pergi menghabiskan uang di mall yang berdiri dengan melibas habis sawah-sawah dan ladang. kami lebih suka membangun tenda di alam bebas dari pada di villa atau hotel yang dibuat dengan melibas habis hutan-hutan.
memang hiking sangat melelahkan, bahkan saya sendiri pernah berfikir "ndek omah ae po'o enak" tapi kenyataan yang saya dapat setelah sampai di puncak suatu gunung untuk pertama kalimya, tak henti-hentinya saya mengucap "subhanallah" sungguh besar pencipta alam ini. sungguh luas negeri ini, sungguh indah tanah air ini. saya merasa bangga karena diberi kesempatan untuk dapat menikmati Indonesia-ku dari atas sana, kesempatan yang tak semua orang mendapatkannya. dan hal itu yang membuat saya selalu ingin mengulanginya lagi. tak peduli rasa lelah diperjalanan, tapi yang saya rasakan setelah sampai diatas sana tak sebanding dengan rasa lelah yang saya rasakan.

jadi semoga, untuk siapa saja yang telah membaca Entri saya. lebih membuka matanya. jangan pernah pandang kami hanya sebelah mata. karena banyak hal yang tidak anda ketahui tentang kami. kami jauh lebih dari yang anda bayangkan.
Pecinta Alam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar